Budidaya Ayam Bangkok

budidaya-ayam-bangkok

Ingin Budidaya Ayam Bangkok? Sebelumnya anda pasti tahu bahwa ayam bangkok merupakan ayam petarung yang sangat hebat dan bilamana telah memenangkan suatu kontes, maka daya jualnya tentu akan semakin tinggi. Inilah alasanya kenapa sebagian orang sangat gemar memelihara ayam bangkok. Sebenarnya, cukup mudah untuk membudidayaknya walau anda seorang pemula sekalipun. Berikut panduanya.

Panduan Singkat Budidaya Ayam Bangkok

  1. Pemilihan Bibit

Pada awal pemilihan bibit, sebaiknya tentukan dahulu dalam hal produktivitas karena sangat penting sekali. Perhatikan tips pemilihan indukan

Induksi betina: pilih yang sehat tanpa ada kecatatan alias normal, kemudian minimal usia 7-8 bulan (sudah siap kawin), memiliki bulu-bulu berkualitas dan mampu memproduksi tinggi

Induksi Jantan: pilih tanpa ada kecatatan alias normal, gerakan lincah dan gesit kemudian berusia sekitar 1-2,5 tahun (bertaji), nampak mempunyai nafsu tinggi, penampilan tegak dan suara lantang serta warna maupun bulunya harus berkualitas.

Patutu diketahui juga ada 4 pengelompokan tekait jenis ayam Bangkok tersebut yakni usia 0-6 minggu disebut anakan, usia 6-12 minggu disebut anak ayam, usia 12-16 minggu disebut ayam muda dan terakhir usia 18-68 minggu disebut ayam dewasa.

  1. Teknis Perkandangan

Ada tiga jenis kandang yang bisa anda pilih, adalah terbuat dari bamboo, dari papan atau dari kikisan alias rotan. Kemudian masuk ke masalah volume kandang, patut diperhatikan tingkat kenyamanan maupun keamanan di dalamnya. Pun, masing-masing usia ayam Bangkok memiliki aturan kandang sendiri. Berikut detailnya:

  • Ayam anak 0-6 minggu, butuh kandang ukuran kecil seluas 50x50x30 cm dengan jumlah 20-30¬† ekor dan tergantung pemeliharanya.
  • Anak ayam 6-12 minggu, butuh kandang ukuran sedang dengan luas 100x100x40 cm. Jumlahnya bisa sampai 30 ekor.
  • Ayam muda 12-16 minggu, diperlukan kandang seluas 100×10060 cm dengan jumlah sekitar 15 ekor ayam saja.
  • Ayam dewasa 18-68 minggu, butuh kandang seluas 30x30x30 cm per ekor jantan.

Selain kandang, jangan pernah abaikan soal penempatannya serta perlengkapan seperti pakan, minum dan juga kebersihan rutin untuk menjaga kesehatan ayam bangkok. Adapun untuk pemberian nutrisi dapat berupa beras, dedak atau tambaha ramuan herbal lainya yang terdiri dari rempah-rempah alami. Minimal, berikan pakan 2 kali dalam sehari lalu imbangi dengan air minum (ganti selalu air minumnya).

  1. Pencegahan Penyakit

Melakukan pencegahan penyakit termasuk langkah paling utama. Nah, caranya cukup menjaga lingkungan peternakan supaya tetap bersih, kemudian boleh juga melakukan vaksinasi atau pemberian vitamin tiap setengah bulan sekali.

Pertama, vaksinasi dibutuhkan sebagai pencegahan awal serangan hama dan penyakit terhadap ayam bangkok yang lemah atau abnormal. Kedua, pemberian vitamin ikut pula mempertahakan kesehatan dan dapat mengatasi serangan bebagai jenis penyakit.

  1. Panen dan Pascanya

Setelah melewati tahap demi tahap dalam  Budidaya Ayam Bangkok diatas, ketika sudah berhasil maka anda otomatis bisa melakukan pemanenan.

Sebagai catatan, Langkah ini didasarkan keinginan pemilik baik itu dipanen saat ayam masih kecil, muda maupun dewasa. Ingat! pemisahan ayam saat memanen juga perlu diperhatikan karena si ayam mudah sekali sensitive terhadap ayam lainya.

Leave a Reply