Cara Memelihara Ayam Bangkok

cara-memelihara-ayam-bangkok

Tak bisa dipungkiri bahwa Cara Memelihara Ayam Bangkok tidaklah gampang disamping memerlukan biaya cukup tinggi. Disinilah kunci utama untuk menentukan kualitas akhir si ayam. Masalahnya sekarang, banyak orang kurang begitu paham teknis merawat dari awal penetasan hingga akhir pembibitan atau menjadi ayam Bangkok aduan yang sukses. Ingin tahu seperti apa caranya? Simak selengkapnya dibawah ini.

Cara Memelihara Ayam Bangkok

  1. Pemeliharaan kandang

Umumnya, hal pertama kali dan harus dilakukan adalah merawat kandangnya. Apalagi anak ayam Bangkok yang baru berumur 3 hari harus berada di kandang khusus dengan suhu alami suapay dapat beradaptasi dengan lingkungan baru.

Jadi, anda bisa menempatkan bersama induk ayam atau jika menggunakan penetasan mesin, dapat memakai lampu bohlam demi menjaga suhu dalam kandang ketika menetas nanti.

Selain itu, faktor sirkulasi udara tak boleh dilupakan karena bilaman dinding kandang kuran rapat justru akan membuat ayam bangkok nampak stress, terkena penyakit bahkan mati. makanya, rapatkan setiap rongganya ketika anak ayam masih umur beberapa bulan.

  1. Perhatikan Masalah Pakan

Ternyata beberapa orang masih punya anggapan jika anakan ayam Bangkok cukup diberi air saja karena kebutuhan nutrisi masih bisa terpenuhi lewat kuning telur yang menempel ditubuhnya. Memang benar, tapi hal itu tidaklah cukup sehingga perlu pakan berupa pur dan berikan sewajarnya. Untuk teknisnya, pakan pur tersebut dapat dicampuri bekatul dengan perbandingan 4:1 demi menghemat pengeluaran.

  1. Cabut Bulu

Bulu-bulu pada ayam Bangkok mampu menghabiskan banyak porsi gizi di dalamnya tubuhnya. Jadi, bila anda ingin ayam ini cepat tumbuh besar, sebaiknya potong lalu buang sebagian bulunya secara rutin. Caranya, saat usia sudah 3 minggu, potonglah bulu bagian sayap dan ekor.

Sedangkan ketika memasuki 3 bulan, giliran bulu punggung dan leher akan rontok dengan sendirinya dan sisanya bisa langsung dicabuti, utamanya bagain dada serta pahanya.

  1. Suplemen Tambahan

Saat usia memasuki 1 bulan, ayam Bangkok sangat perlu diberikan suplemen tambahan. Para peternak biasanya menggunakan campuran pur dan susu bubuk bayi dengan perbandingan 5:1. Berdasarkan sumber, kombinasi campuran ini memiliki peranan penting ketika ayam berusia 1-4 bulan karena mampu mengoptimalkan pembentukan bulu, otot maupun bagian tubuh lainya.

  1. Perawatan Intensif

Khusus perawatan intensif bisa anda lakukan ketika ayam bangkok sudah berusia 6 bulan. Mereka akan mencapai bulu rawis dan lehernya pun mulai tumbuh dengan baik. Caranya, cukup diamkan di dalam kandang untuk tujuan menghindari hilangnya energi karena terlalu banyak bermain di luar. Namun jika ingin mengumbarnya dari dalam kandang tetap dibolehkan asal tidak melebihi batas waktu maksimal 30 menit setiap harinya.

Begitulah tips singkat Cara Memelihara Ayam Bangkok secara mandiri. Silahkan diterapkan dan semoga memberikan hasil optimal kedepanya. Selamat mencobanya.

Leave a Reply