Tipe Petarung Tangguh Ayam Bangkok

tipe-petarung-tangguh-ayam-bangkok

Sebagaimana diyakini oleh kebanyakan orang, ternyata ada Tipe Petarung Tangguh Ayam Bangkok yang secara khusus melekat hingga menjadi karakter utama. Berbeda dengan jenis ayam lainya, ayam bangkok ini bisa langsung dinilai lewat beberapa sifat fisik untuk kemudian dilihat maupu dirasakan oleh pemiliknya.

Dan lebih jelasnya, tipe-tipe petarung tangguh mampu mengisyaratkan kekuatan diri mulai dari bentuk tubuh, kepala, paruh, lubang hidung, leher, jengger, tulang bahu, tulang dada dan sebagainya. Daripada kelamaan, mari mengulas ciri-ciri tersebut yang secara lengkap dibahas tuntas dibawah ini.

10 Tipe Petarung Tangguh Ayam Bangkok

  1. Kepala

Dianggap bagus dan tangguh bila bentuk kepalanya bulat seperti kepala burung merpati. Alasanya karena mereka mau memukul atau ganti dipukul saat bertarung. Sedangkan kepala yang berbentuk lonjong seperti buah pinang hanya mau memukul namun tidak tahan dipukul.

  1. Paruh (cucuk)

Paruh dengan bentuk lurus, tebal dan agak panjang seperti cabe rawit cocok sekali digunakan sebagai ayam bangkok aduan karena mampu menempel lawan sekaligus memukulnya. Berbeda ketika bentuk paruhnya bengkok dimana seringkali mengalami “GOM” usai beradu karena tersodok paruh lurus. Jauh lebih bagus lagi bila warna paruh sama persis terhadap warna kaki.

  1. Mata

Anggapan kalo mata sipit menjukkan sifat alami si ayam, ternyata tak berlaku bagi ayam bangkok petarung. Karakteristik tangguhnya, dapat ditunjukkan dari bentuk mata cekung, retina bulat, kelopaknya bulat telur dan berurat halus.

  1. Lubang Hidung

Mungkin masalah lubang hidung hanyalah sepele namun berperan sangat vital khususnya bagi ayam bangkok aduan. Jika ingin memilih tipe petarung, sebaiknya lubang hidungnya kecil  dan agak tertutup supaya lebih efisiensi saat pengambilan oksigen. Pun jarak hidung diusahakan rapat atau berdekatan.

  1. Leher

Ayam bangkok tangguh harusnya punya ukuran leher agak panjang supaya unggul dalam tumpang gulu (leher). Selain itu, harus kuat pula meski sebagian besar kekuatan leher perlu dilatih secara rutin.

  1. Jengger

Kategori yang baik, jenggernya berbentuk napoleon atau sekar sukun dengan ciri ukuran standar, tegak dan merapat ke kepala. Biasanya gaya bertarung ayam bangkok dapat dilihat dari model jengger ini seperti ukuran kecil, tegak dan kaku maka tipe gaya tarung atas atau jika ukuran besar dan miring, maka tipe gaya tarung bawah.

  1. Tulang Bahu

Bukan tanpa alasan, tulang bahu ayam bangkok yang rapat mampu memiliki kekuatan dan kecepatan saat bertarung. Adapun cara sederhananya, jari telunjuk dan jari tengah tusukkan vertical ke lubang diantara bahu kemudian tahan sebentar. Bilamana jari tertahan (tidak bisa masuk) itu berarti tulangnya rapat begitu juga sebaliknya.

  1. Tulang Dada

Tipe petarung umumnya memiliki tulang dada panjang. Ini bisa menjadi kelebihan karena ketika terkena pukulan di bagian pundak, ayam bangkok tersebut tidak langsung mengkerut (turun) dengan gaya permainanya disamping menyediakan nafas panjang untuk mempertahankan diri.

  1. Sayap

Memiliki sayap yang sejajar dengan punggung, rapat, tidak terlalu melengkung maupun panjang. Tujuanya supaya tidak mudah dimasuki kepala lawannya walau teergantung kelincahan si ayam bangkok sehingga tidak menjadi syarat mutlak.

  1. Ekor

Tipe Petarung Tangguh Ayam Bangkok berukitnya, punya ekor berukuran panjang dan kaku seperti bentuk sapau. Fungsinya sendiri adalah untuk menjaga keseimbangan saat memukul lawan tandingnya sekaligus menyanggah pada fase.